Kategori

Minggu, 10 Februari 2013

Visor Helm Anti Baret Versi Hemat (Khusus Flat Visor)

Contoh helm yang digunakan adalah KBC V Zero White-Blue


1. Langkah pertama adalah menyiapkan alat dan bahan, yaitu : helm, screen guard ukuran 14 inch, kertas A4, gunting, spidol.

Helm ini, sudah pinlock ready sehingga mempermudah dalam pengukuran anti goresnya.

2. Lepaskan Visor dari helm sesuai dengan petunjuk, kebetulan helm ini menggunakan sistem quick release. Cuci visor dengan bersih menggunakan air dan sabun cair, keringkan. 



3. Letakkan kertas di visor untuk membuat mal, terserah mau di sisi depan atau belakang.
Saat membuat mal, yang perlu diperhatikan adalah dalam penempelan screen guard  tidak boleh mengenai lubang pinlock. Sebisa mungkin visor juga jangan kena tinta spidol.





4. Gunting kertas sesuai garis mal yang tadi dibuat

5. Coba tempelkan mal, di visor dan sesuaikan posisinya agar bisa dilihat bagian mana yang perlu disesuaikan lagi, misalnya jarak dari bagian  kanan-kiri ke titik lubang pin lock dan jarak bagian atas bawah dari tepi visor yang biasanya tidak rata (ada kemiringan). Masing-masing harus berjarak lebih dari 5mm ( baik dari titik lubang pin lock dan dari tepi atas bawah visor yang miring) karena posisi screen guard harus menempel di bidang yang rata. Jika tidak, misalnya di bagian atas/bawah ada yang nempel dibagian yang miring pasti tidak lengket dan membuat screen guard gampang lepas.






6. Perhatikan juga emboss tulisan atau semacamnya, contohnya di helm ini di visor bagian ujung atas ada tulisan yang membuat bidang visor tidak rata sehingga tidak bisa ditempelin screen guard. Untuk mengakalinya sesuaikan kertas mal tadi dengan posisi tulisan itu. Potong bagian yang menutupi tulisan itu. Setelah itu, coba tempelkan kembali dan cek lagi apakah mal kertas sudah benar-benar pas, kalau sudah bagian ujung ujung yang masih menyudut digunting agar jadi melengkung agar tidak mudah terkelupas.




7. Beralih ke lembaran screen guard, perhatikan bagian mana yang sisi depan bagian mana yang sisi belakang (lengket). Jangan sampai terbalik. Biasanya dikedua sisi ada label. Umumnya sisi dalam (lengket) bertuliskan step1-please peel of this mask before application dan sisi depan umumnya bertuliskan step2-please peel off this mask after application complete.

Tips dari saya : karena penggunaan screen guard hanya sebagian dan menghindari sisi yang terbalik, sebaiknya disisi step2 buatlah tulisan atau gambar atau semacamnya yang jika dibalik dari sisi step-1 akan terlihat kebalikannya. Sehingga walaupun label step-1 step-2 sudah tidak ada kita masih tahu sisi mana yang lengket dan yang tidak, biasanya saya memakai huruf F karena pasti terlihat terbalik dari sisi 1 dan merupakan kependekan dari front sehingga misalnya orang lain mau pakai sisanya kemungkinan besar sudah paham mana sisi depan mana sisi belakang.
  




8. Letakkan mal kertas di atas screen guard dengan posisi yang benar,gambar dengan spidol dan gunting sesuai garis itu sebelum mengupas screen guard yang sudah digunting, posisikan pada visor siapa tahu ada yang kurang sesuai, kalau ada sesuaikan.

9. Kalau sudah benar benar pas, kupas screen guard dan tempelkan.
Tips dari saya: cara menempelkannya menggunakan metode selotip seperti pemasangan screen guard pada handphone , layar monitor, dsb. Dan Jangan lupa kupas sisi depan setelah menempel sempurna.

Hati-hati, biasanya proses penempelan pasti ada kejadian masuk angin.



10. Setelah selesai, buanglah sampah pada tempatnya.
Tips dari saya lagi: sisa screen guard masih bisa dipakai untuk handphone/ peralatan lain selama ukuran mencukupi.











Senin, 15 Oktober 2012

Tempat Pensil dari Botol dan Baterai Bekas

SAMPAH?

Ya, botol minuman kosong adalah sampah. Baterai yang sudah habis listriknya juga sampah. Tetapi keduanya bisa dimanfaatkan menjadi tempat pensil.

Caranya :

01 Siapkan alat dan bahan : botol bekas kosong; baterai bekas; gunting/cutter.

02 Potong botol menggunakan gunting/cutter dengan tinggi sekitar 11cm.


03 Masukkan baterai bekas ke dalam botol. Baterai ini berfungsi sebagai pemberat agar tidak gampang terjatuh dan juga sebagai hiasan visual di dasar botol menghilangkan kesan polos dari botol yang transparan.


04 Tempatkan pensil dan alat-alat tulis lainnya pada botol yang berisi baterai.


05 Jika perlu, siapkan botol kecil bekas lainnya misalnya botol plastik parfum yang mempunyai profil segitiga seperti pada gambar. Potong dengan ketinggian menyesuaikan botol besar.

06 botol kecil ini dapat digunakan sebagai pemisah dan untuk klasifikasi alat-alat yang lebih kecil, misalnya alat tulis : pulpen, pensil, spidol kecil. Sementara botol besar digunakan untuk tempat gunting, penggaris, stapler dan alat-alat yang lebih besar.

07 Masukkan botol kecil ke dalam botol besar. Dengan demikian akan memudahkan dalam memilih pensil atau penggaris.


08 Letakkan di meja anda dan rasakan perubahan suasana meja anda.

09 Bereskan alat-alat dan sisa-sisa sampah yang tidak terpakai. Jangan lupa buanglah sampah di tempatnya.

Kamis, 26 Juli 2012

Mainan Pesawat dari Limbah Bungkus Rokok

Anda merokok?
Anda tidak merokok?
Tenang saja, saya tidak menyuruh merokok maupun menyuruh berhenti merokok.

Yang pasti di sekitar kita, rokok sudahlah umum. Bagi yang merokok pasti membuang bungkus rokok kosong kan? Bagi yang tidak merokok pasti pernah menemukan bungkus rokok kosong yang belum dibuang atau yang dibuang sembarangan.

SAMPAH?

Ya, bungkus rokok kosong adalah sampah. Tetapi sampah itu bisa dimanfaatkan, salah satunya menjadi mainan pesawat.

Caranya:

01 Siapkan alat dan bahan : bungkus rokok kosong; gunting; pulpen/spidol.
Gambar 01


02 Lepas plastik dan kertas cukai.
Gambar 02


03 Potong tutupnya, keluarkan isi di dalam bungkus rokok (aluminium foil dan kertas penahan tutup).
Gambar 03


04 Buka sisi samping yang dilem.
Gambar 04


05 Buka juga sisi samping bagian tutupnya.
Gambar 05


06 Potong badan bungkus rokok bagian depan dan belakang. Potong juga bagian tutup seperti pada gambar.
Gambar 06


07 Gulung bagian belakang dengan pulpen.
Gambar 07


08 Gunting sedikit sisi sampingnya sekitar 1/4 - 1/3 pada kedua sisi, dan lipat seperti pada gambar.
Gambar 08


09 Lipat bagian depan dan lubangi tengahnya seperti pada gambar.
Gambar 09


10 Lipat bagian depan seperti pada gambar. Jadikan sayap pesawat.
Gambar 10


11 Masukkan bagian belakang (yang digulung) ke lubang di bagian depan. Buka lipatan kecil untuk menahan lipatan sayap. Berfungsi juga untuk "kaki" pesawat.
Gambar 11


12 Gulung juga bagian tutup dengan pulpen.
Gambar 12


13 Masukkan gulungan tutup di belakang sebagai ekor pesawat (rudder).
Gambar 13


14 Lipat aluminium foil menjadi setengahnya dan gulung mengerucut.
Gambar 14


15 Hasil gulungan dikunci dengan cara melipat dan memasukkan sisi belakang kerucut ke dalam.
Gambar 15


16 Masukkan aluminium foil di depan sebagai "hidung pesawat", dan pesawat Anda sudah jadi.
Alangkah baiknya dalam proses pembuatan, sisi kertasnya dibalik sehingga hasil jadinya berwarna putih polos seperti gambar 16b, sekedar agar tidak dikira kita kampanye rokok. Selain itu, dengan warna putih polos, kita bisa menghiasnya dengan spidol warna atau semacamnya.
Gambar 16a

Gambar 16b


17 Bereskan alat-alat dan sisa-sisa sampah yang tidak terpakai. Jangan lupa buanglah sampah di tempatnya
Gambar 17



Buanglah sampah pada tempatnya