Kategori

Minggu, 17 Maret 2013

Pengen motor kenceng?

Ada yang nanya nih :

Pengen hsx gw kenceng...?
agan gue punya hsx 125 R tahun 2011....
kalo aku pake CDI BRT hyper n ganti busi racing...
bsa gk nempelin vixion...??
jujur, kalo mesin gk brani sentuh...

====================================

Jawab :

saya sendiri bingung soalnya pertanyaannya kurang jelas.
trus juga maksudnya ga berani sentuh mesin itu gmn?

saya jadi balik nanya :
sebelumnya, kenapa kok mau kenceng? maunya seberapa kenceng? mau modif, sudah paham apa belum?

Gambar : Motorplus


tenaga mesin dipengaruhi :
1. besarnya kapasitas silinder
2. kompresi (berpengaruh pada penggunaan jenis bahan bakar)
3. aliran gas, termasuk volume dan kecepatannya
4. pembakaran/pengapian
5. komponen penerus daya

1-4 itu biasa dikenal dg istilah engine
sedangkan penerus daya (5) dikenal dg istilah machine

motor agan pake mesin 4 tak, jadi kalo tujuannya HANYA mau kencang, solusinya :

1. besarkan kapasitas silinder (cc). jika akan menempuh langkah ini, konsultasikan dulu pada mekanik yg sudah kenal dan terpercaya agar hasilnya tidak mengecewakan. di sisi lain, langkah ini tidak wajib.

2. naikkan kompresi dengan mempersempit kubah ruang bakar atau menaikkan stroke. lagi-lagi harus konsultasi dg mekanik yg sudah kenal dan terpercaya.
semakin tinggi kompresi, maka bahan bakar juga dituntut menggunakan oktan yg lebih tinggi, dan tentunya lebih mahal. hindari menggunakan aditif peningkat oktan karena selalu ada efek sampingnya. tetap gunakan bahan bakar yang memang beroktan lebih tinggi. hal ini tidak bisa dikatakan wajib atau tidak, karena memang menyesuaikan kebutuhan.

3. tentang aliran gas, pertama memperlancar gas masuk atau gas campuran udara dan bensin. banyak cara yg bisa ditempuh, bisa melakukan porting and polishing pada saluran isap (saluran buang juga) dan/atau mengganti/memodifikasi noken as/camshaft agar bukaan klep masuk (dan klep buang) lebih bisa mengalirkan lebih banyak gas. bisa juga dengan mengganti karburator dengan ukuran yang lebih besar tapi jangan terlalu besar apabila tidak melakukan porting and polishing dan/atau main noken as, karena gas dari karburator yg lebih banyak tidak akan mengalir sepenuhnya karena salurannya tetap kecil atau klep membukanya kurang lebar maupun kurang lama.
Oke anggap saja gas masuk sudah dikonsultasikan ke mekanik yg kenal dan terpercaya dan sudah beres. sekarang giliran gas buang. melakukan porting and polishing dan memainkan noken as tentunya tidah hanya pada saluran masuk saja, tetapi juga pada saluran buang. berarti akan sudah beres juga jika sudah melakukan langkah-langkah itu. terakhir tinggal mengganti knalpot untuk memperlancar dan mengendalikan gas buang yang keluar dari saluran buang itu tadi.

4. pembakaran/pengapian bisa dimaksimalkan dengan mengganti busi yang lebih baik daya hantar listriknya dan mengubah timing pengapian. jaman sekarang makin gampang, sudah ada CDI aftermarket yang bisa mengubah timing pengapian dsb, tinggal beli dan pasang. lebih baik lagi jika mengganti/memodifikasi sumber listrik baik itu spul dan magnet untuk pengapian AC maupun aki untuk pengapian DC dengan yang lebih baik dalam menghasilkan listrik. jangan lupa kabel-kabel dan perangkat pendukung kelistrikan yg lain harus dalam kondisi baik semua.

5. tenaga yang dihasilkan oleh engine akan diteruskan ke roda belakang. jika dalam penyaluran daya ini ada banyak hambatan, mana bisa kenceng? yang paling penting adalah sistem kopling dan final gear. jika kampas kopling sudah tipis maka tenaga akan banyak yg terbuang dan tidak tersalurkan ke roda belakang, jadi harus tahu kapan waktunya mengganti kampas kopling. mau lebih? ganti kampas kopling dengan bahan yang lebih baik dan/atau ukuran luas permukaan yang lebih besar. ganti juga per kopling dengan yang lebih keras, tapi pilih yang tahan lama. per kopling bisa diakali dengan mengganjal ring supaya lebih keras tapi tetap awet karena spare part ori memang kuat.
final gear yang penting perawatan, bersihkan rantai dan gir depan belakang secara berkala dan lumasi. jika ingin mengganti mata gir, sesuaikan dengan kebutuhan, mau lebih ringan tarikannya tapi mengorbankan top speed, atau sebaliknya. kalo mau lebih lagi, silakan coba main ratio.
di samping dua hal itu, poin kelima ini juga termasuk pemilihan oli yang baik untuk melumasi mesin agar minim gesekan dan juga mendinginkan mesin. ada lagi, mengurangi beban mesin dengan cara membubut magnet agar lebih ringan, menggunakan bearing/laker mesin yang lebih baik, tetapi harus tetap memikirkan kekuatan dan ketahanan komponen yang lain.
setelah itu, kurangi berat motor dengan cara misalnya mengganti velg balok dangan velg jari-jari, hindari aksesoris yang tidak perlu, bisa juga melepas beberapa bodi motor, tapi jangan sampai mengganggu fungsi yang ada, dan harus tetap mempertahankan kelengkapan standar keamanan seperti lampu-lampu dan semacamnya.

1 komentar:

  1. informasi dalam blog ini sangat bagus dan layak di publikasikan serta dibaca khalayak ramai.

    BalasHapus